selain peralatan rumah tangga, nampan, kemudian tempat sirih, terus setrika, dll. simbah juga memikirkan
ESTETIKA dibagian dinding. dengan penempatan lukisan wayang. biasanya gambar
PUNOKAWAN ( petruk, gareng, semar, bagong) kemudian diatasnya ada tulisan aksara jawa yang berbunyi
SUGENG RAWUH (
selamat datang) menunjukan sikap
WELCOME simbah kita dulu. Beda halnya dengan pemasangan tokoh tokoh wayang karena ini mempunyai makna simbolis jadi mereka tidak berani asal asalan pasang gambar wayang. karena mereka harus meniru kharakter atau sifat kesatria dari tokoh wayang yang dipajang. makanya hampir tidak pernah ditemukan tokoh wayah
BUTO (raksasa) dipajang di dinding ruang. Tahu gak...? dimana keunikan lukisan wayang ini...? lukisan wayang ini digambar terbalik. soalnya dilukis dari bagian belakang kaca. jadi lumayan sulit..coba aja deeh..tulis namamu sendiri dibelakang kaca supaya terbaca normal dari depan..angel kan...? apa lagi membuat lukisan...! aku bilang juga apa...?
UNSUR ESTETIKA.